apa bentuk molekul MgCl2
1. apa bentuk molekul MgCl2
Penjelasan:
adalah linear. Ini adalah kekeliruan yang sangat fatal karena MgCl2 adalah senyawa ionik yang tersusun dari ion Mg2+ dan ion Cl– baik dalam wujud padat, cair maupun gas.
2. bentuk molekul senyawa mgcl2
Bentuk Molekul - > linier
Rumusnya - > AX2
Penjelasan ada pada gambar
Semoga bermanfaat :)
3. molekul MgCl2 terdiri atas atom-atom
ion Mg2+ dan 2 ion Cl-
magnesiaum 1 atom dan klorin 2 atom
4. bagaimana pembentukan ikatan ion pada senyawa MgCl2 yang teridiri dari 12Mg dan 17Cl?jelaskan
Mg 2 8 2 melepaskan 2 elektron
Cl 2 8 7 menerima 1 elektron
Mg → Mg²⁺ + 2e
2Cl + 2e → 2Cl⁻
----------------------------- +
Mg + 2 Cl → Mg²⁺ + 2Cl⁻
MgCl₂
5. Sebanyak 4,8 gram logam Mg direaksikan dengan larutan HCl hingga habis bereaksi. Dengan persamaan reaksi sebagai berikut (Ar Mg = 24, Cl = 35,5, H = 1) Mg + 2HCl -----> MgCl2 + H2 Jumlah molekul MgCl2 adalah... A. 1,505 x 10^23 molekul B. 3,01 x 10^23 molekul C. 6,02 x 10^23 molekul D. 12,04 x 10^23 molekul E. 12,04 x 10^22 molekul Jangan lupa pake cara dan pembahasannya!!!
Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
n Mg = gr/Mr
= 4,8/24
= 0,2 mol
n MgCl2 = 0,2 mol
JM MgCl2 = n × NA
= 0,2 × 6,02 × 10²³
= 12,04 × 10²² molekul (E)
6. Sebanyak 6 gram logam magnesium direaksikan dengan asam klorida berlebihan menurut persamaan reaksi (belum setara) : Mg + HCl → MgCl2 + H2, tentukan : a. Setarakan persamaan reaksi; b. Mol Mg yang bereaksi; c. Mol HCl yang bereaksi; d. Mol MgCl2 yang terbentuk; e. Massa MgCl2 yang terbentuk.
Penjelasan:
mol Mg = massa / Ar Mg
=> 6 gram / 24
=> 0,25 mol
A. Mg + 2 HCl => MgCl2 + H2
M 0,25 0,5
R 0,25 0,5 0,25 0,25
S - - 0,25 0,25
B. mol Mg yg bereaksi = 0,25 mol
C. mol HCl yg bereaksi = 0,5 mol
D. mol MgCl2 yg terbentuk = 0,25 mol
E. massa MgCl2 yg terbentuk = n x Mr MgCl2
=> 0,25 mol x ( Ar Mg + 2xAr Cl )
=> 0,25 mol x ( 24 + 71 )
=> 23,75 gram
7. jelaskan pembentukan MgCl2 dengan mekanisme konfigurasi elektron dalam bentuk ikatan !
12Mg : 2 8 2 maka cenderung untuk melepas 2 elektron sehingga membentuk Mg^2+
17Cl : 2 8 7 maka cenderung untuk menangkap 1 elektron sehingga membentuk Cl^-
Mg → Mg^2+ + 2e
Cl2 + 2e → 2 Cl^-
Mg + Cl2 → Mg^2+ + 2Cl^-
MgCl2
8. hitunglah nilai massa molekul relatif senyawa berikut a MgCl2 baco3 C CaCO3 da3 po4 ek2 co3
Jawaban:
Mr MgCl2 = 95
Mr BaCO3 = 197
Mr CCaCO3 = 112
Mr Po4 = 627
Mr CO3 = 60
da3 dan ek2 maaf ngga ngerti lambang unsur apa hehe...
Semoga membantu ^_^
9. apa rumus kimia dan asam basa pembentuk dari mgcl2
Jawaban:
Mg(OH)2 dan HCl
HCl = asam kuat
Mg(OH)2 = basa lemah
10. Reaksi : mgcl2.xh2o mgcl + xh2o sebanyak 3,7 gram mgcl2.xh2o dipanaskan menghasilkan 1,9 gram mgcl. jumlah molekul air yang terkandung adalah…. *
Jawaban:
5
Penjelasan:
Mr MgCl2 = 95
Mr H2O = 18
massa air = massa senyawa hidrat - massa senyawa anhidrat
=> 3,7 - 1,9
=> 1,8 gram
mol MgCl2 : H2O = ( 1,9 / 95 ) : ( 1,8 : 18 )
=> 0,02 : 0,1
=> 1 : 5
jumlah molekul air = 5
11. molekul MgCl2 terdiri atas atom-atom
(MgCl2) tersusun atas ion magnesium yang bermuatan positif dua dan dua ion klor yang bermuatan negatif satu dalam perbandingan jumlah ion magnesium dan jumlah ion klor = 1 : 2. Dengan demikian, jumlah muatan positif yang berasal dari ion magnesium sama dengan jumlah muatan negatif yang berasal dari ion-ion klor.
12. MgCl2 termasuk senyawa ion yang terbentuk dari unsur Mg (Z = 12) dan Klorin (Z = 17). Tunjukkan proses reaksi terbentuknya senyawa MgCl2 tersebut
Jawaban:
Pembentukan ikatan MgCl₂ dengan menggunakan lambang lewis
₁₂Mg (2. 8. 2) → Mg²⁺ (2. 8) + 2e
₁₇Cl (2. 8. 7) + e → Cl⁻ (2.8.8)
maka reaksi menjadi
Mg²⁺ + 2Cl⁻ → MgCl₂
Pembahasan
\boxed{\boxed{\bold{Ikatan~Kimia}}}
Ikatan Kimia
\mathbf{Kestabilan~Unsur }Kestabilan Unsur
Pada tahun 1916, ilmuan bernama Lewis dan Langmuir menyatakan bahwa unsur gas mulia sukar untuk bereaksi dengan unsur yang lainnya ataupun dengan unsur sejenisnya, hal ini karena elektron valensinya sudah penuh. Sehingga unsur yang paling stabil adalah unsur gas mulia (golongan VIIIA). Pada konfigurasi elektron gas mulia, elektron valensi gas mulia sudah penuh yaitu delapan (oktet) kecuali He yaitu dua (duplet.).
₂He = 2
₁₀Ne = 2. 8
₁₈Ar = 2. 8. 8
₃₆Kr = 2. 8. 18. 8
₅₄Xe = 2. 8. 18. 18. 8
₈₆Rn = 2. 8. 18. 32. 18. 8
Oleh karena itu unsur yang memiliki konfigurasi serupa dengan gas mulai akan stabil dan konfigurasi elektron yang tidak serupa dengan gas mulia akan tidak stabil. Lalu, bagaimana unsur yang lain agar stabil?
Untuk unsur yang lain mencapai kestabilannya dengan cara :
1. Unsur logam cenderung melepaskan elektron
2. Unsur nonlogam cenderung menerima elektron
Dengan cara melepaskan atau menerima elektron tersebutlah unsur selain gas mulia dapat stabil sehingga konfigurasi elektron akan mirip dengan gas mulia. Unsur logam yang melepaskan elektron akan membentuk ion positif dan unsur nonlogam yang menerima elektron akan membentuk ion negatif.
Aturan duplet berlaku jika unsur yang melepas atau menerima elektron membentuk kestabilan (konfigurasi elektron) seperti unsur gas mulia He (2). Sedangkan aturan oktet berlaku jika unsur yang melepas atau menerima elektron membentuk kestabilan (konfigurasi elektron) seperti unsur gas mulia Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn (8).
\mathbf{Struktur~Lewis }Struktur Lewis
Susunan elektron valensi suatu atom yang digambarkan dengan menggunakan titik (dot). Struktur lewis digambarkan dengan menggunakan titik (dot) yang mengelilingi simbol unsur pada masing-masing sisi yaitu kanan, kiri, atas, dan bawah.
\boxed{\boxed{\bold{Ikatan~Ion}}}
Ikatan Ion
Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat perpindahan elektron atau serah terima elektron dari satu atom ke atom lain. Ikatan ion dapat terjadi antara logam (melepaskan elektron) dengan non logam (menerima elektron). Atom logam akan melepaskan elektron untuk mencapai kestabilan sehingga membentuk ion positif yang disebut kation, sedangkan atom non logam akan menerima elektron untuk mencapai kestabilan sehingga membentuk ion negatif yang disebut anion. Antara ion-ion yang berlawanan muatan ini terjadi tarik-menarik (gaya elektrostastis) yang disebut ikatan ion (ikatan elektrovalen).
\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}
Diket
₁₂Mg
₁₇Cl
\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}
Ditanya
Proses pembentukan ikatan MgCl₂
\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}
Jawab
₁₂Mg = 2. 8. 2
Golongan IIA = logam --> cenderung untuk melepaskan elektron
maka akan mencapai kestabilan dengan melepas dua elektron membentuk ion positif dua.
₁₂Mg (2. 8. 2) → Mg²⁺ (2. 8) + 2e
konfigurasi elektron Mg²⁺ = 2. 8 serupa dengan konfigurasi gas mulia Ne
₁₇Cl = 2. 8. 7
Golongan VIIA = non logam ---> cenderung untuk menerima elektron
maka akan mencapai kestabilan dengan menerima satu elektron membentuk ion negatif satu.
₁₇Cl (2. 8. 7) + e → Cl⁻ (2. 8. 8)
konfigurasi elektron Cl⁻ = 2. 8. 8 serupa dengan konfigurasi gas mulia Ar
Ikatan yang terjadi antara logam dan non logam adalah ikatan ion.
₁₂Mg (2. 8. 2) → Mg²⁺ (2. 8) + 2e
₁₇Cl (2. 8. 7) + e → Cl⁻ (2.8.8)
Mg dapat mencapai konfigurasi gas mulia dengan melepas 2 elektron, sedangkan Cl dengan menangkap 1 elektron. Atom Mg berubah menjadi ion Mg²⁺, sedangkan atom Cl menjadi ion Cl⁻ .
Mg²⁺ + 2Cl⁻ → MgCl₂
\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}
Kesimpulan
Mg²⁺ + 2Cl⁻ → MgCl₂
.
Penjelasan:
maaf kalu salah
13. 5. Molekul MgCl2 terdiri atas atom-atom . . . .a. mangan dan klorinb. mangan dan karbonc. magnesium dan klorind. magnesium dan karbon
Molekul MgCl2 terdiri atas atom-atom magnesium dan Clorin(Klorin).
Magnesium dilambangkan dengan Mg
Klorin dilambangkan dengan Cl
14. apakah yang dimaksud dengan struktur Lewis? bagaimanakah pembentukan ikatan MgCl2 dengan menggunakan lambang Lewis?
Jawaban:
1. Struktur lewis adalah lambang yang dinyatakan dengan menuliskan lambang atom dikelilingi sejumlah titik atau garis untuk menyatakan elektron valensi.
2. Gambar struktur lewis ada pada gambar
Kenapa pada gambar kesatu struktur lewisnya salah?
karena dalam pembentukan senyawa ionik sederhana seperti MgCl2 atau NaCl, elektron sepenuhnya ditransfer dari atom logam ke atom nonlogam. Pada gambar struktur lewis ke satu di atas menunjukan elektron digunakan secara bersama
#Semoga membantu :)
15. Tersedia larutan MgCl2 0,1 M; MgCl2 0,2 M; MgCl2 0,5 M; MgCl2 2 M; dan air yang cukup. Jika dalam percobaan dibutuhkan larutan MgCl2 1 M, bagaimana anda untuk membuatnya?
MgCl2 0,1 M
MgCl2 0,2 M
MgCl2 0,5 M
MgCl2 2 M
Air
Cara yang digunakan ialah Pengenceran (pengurangan konsentrasi MgCl2) . Berarti menggunakan MgCl2 yang lebih pekat dari 1 M yaitu MgCl2 2 M.
Pengenceran dilakukan dengan menambahkan air dengan volume tertentu.
Cara Menentukan volume air yg ditambah :
Gunakan rumus pengenceran
M × V awal = M × V akhir
2 M × V awal = 1 M × V akhir
V awal / V akhir = 1 M / 2 M
V awal / V akhir = 1 / 2
Jadi untuk membuat MgCl2 1 M dari MgCl2 2 M caranya ialah dengan membuat perbandingan volume awal dan volume akhir senilai 1 : 2
Sehingga jika Volume MgCl2 2 M adalah 100 mL, maka volume akhir MgCl2 setelah ditambah harus 200 mL
v awal = 100 mL
v akhir = 200 mL
Sehingga volume air yang harus ditambah :
V air = v akhir - v awal
V air = 200 mL - 100 mL
V air = 100 mL
16. tentukan dan terangkan ikatan yang terbentuk pada molekul MgCl2 (dik.nomor atom Cl=17; Mg=12)
₁₂Mg = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² --> golongan IIA
₁₇Cl = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵ --> golongan VIIA
ikatan antara Mg dan Cl pada MgCl₂ adalah ikatan ionik, karena senyawa MgCl₂ disusun oleh unsur logam yaitu Mg dan unsur non-logam yaitu Cl. ikatan ionik antara keduanya terbentuk karena terjadinya serah terima elektron dari Mg ke Cl.
17. IKATAN APA YANG TERJADI PADA PEMBENTUKAN MGCL2
ikatan ion
karena Mg(magnesium) termasuk unsur logam dan Cl(klorida) termasuk unsur non logam
18. 3. Gambarkan ikatan kimia pada molekul dan jumlah atom berikut ini.1. Magnesium klorida (MgCl2)Bentuk gambar ikatan atom2.Asam klorida (HCI)3.Garam Natrium klorida(NaCl)4.Metana (CH)
Jawaban:
jawaban tertera pada gambar
19. sebanyak 0,1 mol Mg direaksikan dengan asam klorida secukupnya menghasilkan magnesium klorida (MgCl2) dan Gas Hidrogen (H2) menurut persamaan Mg+HCl MgCl2+H2. Hitunglah a. Jumlah Molekul Mgcl2 yang dihasilkan
B.study : kimia
Materi : stoikiometri
mol Mg = 0,1 mol
Mg + 2HCl ---> MgCl2 + H2
jadi, menurut hukum persamaan koefisien.
n.MgCl2=(koef MgCl 2/ koef Mg)×mol Mg
= (1/1) × 0,1
= 0,1 mol
jadi jumlah partikel MgCl2
=0,1 × 6,02 × 10^23
= 6,02 × 10^22 partikel
20. Reaksi Mg dalam bentuk cair ditambah 2HCL dalam bentuk Aquos menghasilkan MGCL2Mg+2HCL > MgCL2 + H2Apabila terbentuk 0,224L gas H2 dalam keadaan standar maka massa H2 yang terjadi adalah
semoga membantuuu yaahh
21. sebanyak 0,1 mol Mg direaksikan dengan asam klorida secukupnya menghasilkan magnesium klorida (MgCl2) dan Gas Hidrogen (H2) menurut persamaan Mg+HCl MgCl2+H2. Hitunglah a. Jumlah Molekul Mgcl2 yang dihasilkan b. jumlah ion mg2+dan Cl yang terdapat dalam Mgcl2 yg dihasilkan?
jumlah molekul MgCl₂ adalah 6,02. 10²² molekul
jumlah ion Mg²⁺ adalah 6,02. 10²² ion
jumlah ion Cl⁻ adalah 12,04. 10²² ion
Pembahasan[tex]\boxed{\boxed{\bold{Stoikiometri}}}[/tex]
Dalam bahasa Yunani, kata stoicheion berarti unsur sedangkan stoikiometri (stoichiometry) berarti mengukur unsur meliputi massa atom dan massa rumus,kadar, konsentrasi, rumus empiris, rumus molekul, persamaan kimia serta semua yang berhubungan dengan reaksi kimia. Dalam stoikiometri, satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah partikel dalam zat dinamakan mol.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]
n Mg = 0,1 mol
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]
a. jumlah molekul MgCl₂
b. jumlah ion Mg²⁺ dan ion Cl⁻
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]
LANGKAH 1
Menentukan persamaan reaksi setara
Persamaan reaksi yang terjadi adalah
Mg + HCl ---> MgCl₂ + H₂ (belum setara)
Menyetarakan atom H dan atom Cl
Mg + 2 HCl ---> MgCl₂ + H₂ (reaksi setara)
LANGKAH 2
Menentukan jumlah mol (n) MgCl₂
[tex]\mathbf{Persamaan~Reaksi }[/tex]
Persamaan reaksi dapat menunjukkan zat-zat pereaksi (reaktan) dan zat hasil reaksi (produk) yang terlibat selama reaksi. Dalam persamaan reaksi setara dapat terlihat adanya koefisien reaksi yang menunjukkan perbandingan jumlah partikel yang yang terlibat dalam reaksi. Maka, dapat disimpulkan perbandingan jumlah partikel zat sama dengan perbandingan jumlah mol zat. Jadi,
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Perbandingan~Koefisien~=~Perbandingan~mol}}}[/tex]
maka,
Mg + 2 HCl ---> MgCl₂ + H₂
koefisien 1 : 2 : 1 : 1
mol 0,1 mol
n MgCl₂ = n Mg
n MgCl₂ = 0,1 mol
LANGKAH 3
Menentukan jumlah molekul MgCl₂
[tex]\mathbf{Menentukan~jumlah~mol~dengan~jumlah~molekul}[/tex]
Standar yang digunakan untuk menyatakan 1 mol adalah jumlah partikel dalam isotop atom C-12 (karbon) bermassa 12 gram.
12 gram C-12 mengandung [tex]6,02.10^{23}[/tex] partikel / atom / molekul / ion
Jumlah partikel tersebut dikenal dengan bilangan Avogadro (L).
bilangan Avogadro (L) = [tex]6,02.10^{23}[/tex] partikel / atom / molekul / ion
[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{Jumlah~Ion/Molekul/Atom/Partikel}{L} }}}[/tex]
maka,
jumlah molekul MgCl₂ = n x L
jumlah molekul MgCl₂ = 0,1 x 6,02. 10²³
jumlah molekul MgCl₂ = 6,02. 10²² molekul
LANGKAH 4
Menentukan jumlah ion Mg²⁺ dan ion Cl⁻
Reaksi ionisasi MgCl₂ adalah
MgCl₂ ---> Mg²⁺ + 2Cl⁻
jumlah Mg²⁺ = 1
jumlah Cl⁻ = 2
jumlah ion Mg²⁺ = 1 x n x L
jumlah ion Mg²⁺ = 1 x 0,1 x 6,02. 10²³
jumlah ion Mg²⁺ = 6,02. 10²² ion
jumlah ion Cl⁻ = 2 x n x L
jumlah ion Cl⁻ = 2 x 0,1 x 6,02. 10²³
jumlah ion Cl⁻ = 0,2 x 6,02. 10²³
jumlah ion Cl⁻ = 12,04. 10²² ion
[tex]\boxed{\boxed{\bold{Kesimpulan}}}[/tex]
jumlah molekul MgCl₂ = 6,02. 10²² molekul
jumlah ion Mg²⁺ = 6,02. 10²² ion
jumlah ion Cl⁻ = 12,04. 10²² ion
Beberapa rumus lain yang dapat digunakan untuk penentuan jumlah mol (n) adalah
[tex]\mathbf{Menentukan~jumlah~mol~dengan~volume}[/tex]
a. Jika pengukuran dilakukan pada suhu 0°C dan tekanan 1 atm (STP (Standard Temperature and Pressure)), maka
[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{Vm}{22,4} }}}[/tex]
dengan, Vm = volume molar standar
b. Menggunakan hipotesis Avogadro
Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama maka gas-gas yang memiliki volume sama akan memiliki jumlah molekul yang sama pula.
[tex]\boxed{\boxed{\bold{V_1~:~V_2~=~n_1~:~n_2}}}[/tex]
c. Jika pengukuran dilakukukan tidak pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm, menggunakan hukum gas ideal :
PV = nRT
[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{P~x~V}{R~x~T} }}}[/tex]
dengan:
P = tekanan (atmosfer)
T = suhu mutlak (Kelvin), K = °C + 273
V = volume (liter)
n = jumlah mol (mol)
R = tetapan gas ideal yang nilainya 0,082 L atm mol⁻¹ K⁻¹
[tex]\mathbf{Menentukan~jumlah~mol~dengan~massa}[/tex]
[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~\frac{gram}{Mr} }}}[/tex]
dengan,
n = jumlah mol (mol)
gram = massa (gram)
Mr = massa molekul relatif
[tex]\mathbf{Menentukan~jumlah~mol~dengan~konsentrasi}[/tex]
[tex]\boxed{\boxed{\bold{n~=~M~x~V}}}[/tex]
dengan,
M = konsentrasi (M)
V = volume (Liter)
[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]
Jumlah atom/partikel https://brainly.co.id/tugas/4317681#, https://brainly.co.id/tugas/21139489, https://brainly.co.id/tugas/22331342, https://brainly.co.id/tugas/22439698, https://brainly.co.id/tugas/10410234, https://brainly.co.id/tugas/6149895 Jumlah atom unsur https://brainly.co.id/tugas/22661376, https://brainly.co.id/tugas/15276014 Persamaan reaksi https://brainly.co.id/tugas/1036760, https://brainly.co.id/tugas/6024402, https://brainly.co.id/tugas/20903896, https://brainly.co.id/tugas/20937408, https://brainly.co.id/tugas/21127594[tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]
[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]
Mapel : Kimia
Bab : Stoikiometri
Kelas : X
Semester : 2
Kode : 10.7.9
Kata kunci : jumlah mol, jumlah molekul, jumlah ion, mol, koefisien reaksi
22. tuliskan reaksi elektrolisis larutan MgCl2 dan lelehan MgCl2
Mg2+ +2e- --> 2Cl- --> Cl2 =2e- =MgCl2 --> Mg + Cl2B :D
23. jelaskan terbentuknya ikatan ion pada senyawa MgCl2
MgCl2 --> Mg2+ + Cl-
Sehingga membentuks senyawa MgCl2 yang merupakan rumus kimia dari senyawa magnesium klorida
Semoga Membantu :)
Jadikan SolusI Terbaik Ya :)
24. Gambarkanlah pembentukan ikatan pada MgCl2
semoga membantu
@kimiaischemistry
25. Pasangan berikut ini yang keduanya merupakan rumus molekul adalah (1) CH3COCH dan C2H4O6 (2) (CH2O)2 dan C6H12O6 (3) P4 dan S8 (4) NaCl dan MgCl2
(1) CH3COCH dan C2H4O6
*semoga membantu *
26. gambarkan dan jelaskan proses pembentukan senyawa MgCl2
terbentuk dari megnesium dan klorida
MgCl2 = Mg2+ + Cl-
27. Di antara molekul-molekul berikut yang memenuhi kaidah duplet dan oktet untuk mencapai stabil adalah a. MgCl2 b. CO2 c. PCl3 d. HCl e. H2CO3
Jawaban:
PCI3
maaf kalo salah:v
28. Bagaimana pembentukan ikatan MgCl2 dengan menggunakan lambang lewis
Pembentukan ikatan MgCl2 dengan menggunakan lambang lewis
₁₂Mg (2. 8. 2) → [tex]Mg^{2+}[/tex] (2. 8) + 2e
₁₇Cl (2. 8. 7) + e → [tex]Cl^{-}[/tex] (2.8.8)
maka reaksi menjadi
[tex]Mg^{2+}[/tex] + 2[tex]Cl^{-}[/tex] → MgCl₂
PembahasanKestabilan unsur
Pada tahun 1916, ilmuan bernama Lewis dan Langmuir menyatakan bahwa unsur gas mulia sukar untuk bereaksi dengan unsur yang lainnya ataupun dengan unsur sejenisnya, hal ini karena elektron valensinya sudah penuh. Sehingga unsur yang paling stabil adalah unsur gas mulia (golongan VIIIA). Pada konfigurasi elektron gas mulia, elektron valensi gas mulia sudah penuh yaitu delapan (oktet) kecuali He yaitu dua (duplet.). Oleh karena itu selain gas mulia, unsur-unsur yang lain tidak ditemukan dalam keadaan unsur bebas tetapi sebagai senyawa, karena tidak stabil dalam keadaan unsur bebas. Gas mulia termasuk unsur yang tidak reaktif karena merupakan unsur yang stabil, sehingga unsur gas mulia akan sulit untuk berikatan dengan unsur yang lainnya.
₂He = 2
₁₀Ne = 2. 8
₁₈Ar = 2. 8. 8
₃₆Kr = 2. 8. 18. 8
₅₄Xe = 2. 8. 18. 18. 8
₈₆Rn = 2. 8. 18. 32. 18. 8
Oleh karena itu unsur yang memiliki konfigurasi serupa dengan gas mulai akan stabil dan konfigurasi elektron yang tidak serupa dengan gas mulia akan tidak stabil. Lalu, bagaimana unsur yang lain agar stabil?
Untuk unsur yang lain mencapai kestabilannya dengan cara :
1. Unsur logam cenderung melepaskan elektron
2. Unsur nonlogam cenderung menerima elektron
Dengan cara melepaskan atau menerima elektron tersebutlah unsur selain gas mulia dapat stabil sehingga konfigurasi elektron akan mirip dengan gas mulia. Unsur logam yang melepaskan elektron akan membentuk ion positif dan unsur nonlogam yang menerima elektron akan membentuk ion negatif.
Aturan duplet berlaku jika unsur yang melepas atau menerima elektron membentuk kestabilan (konfigurasi elektron) seperti unsur gas mulia He (2). Sedangkan aturan oktet berlaku jika unsur yang melepas atau menerima elektron membentuk kestabilan (konfigurasi elektron) seperti unsur gas mulia Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn (8).
Struktur Lewis
Susunan elektron valensi suatu atom yang digambarkan dengan menggunakan titik (dot). Struktur lewis digambarkan dengan menggunakan titik (dot) yang mengelilingi simbol unsur pada masing-masing sisi yaitu kanan, kiri, atas, dan bawah.
IKATAN ION
Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat perpindahan elektron atau serah terima elektron dari satu atom ke atom lain. Ikatan ion dapat terjadi antara logam (melepaskan elektron) dengan non logam (menerima elektron). Atom logam akan melepaskan elektron untuk mencapai kestabilan sehingga membentuk ion positif yang disebut kation, sedangkan atom non logam akan menerima elektron untuk mencapai kestabilan sehingga membentuk ion negatif yang disebut anion. Antara ion-ion yang berlawanan muatan ini terjadi tarik-menarik (gaya elektrostastis) yang disebut ikatan ion (ikatan elektrovalen).
Jawab :
Proses pembentukan ikatan MgCl2 dengan Mg (Z=12) dan Cl (Z=17) :
₁₂Mg dan ₁₇Cl
₁₂Mg = 2. 8. 2
Golongan IIA = logam --> cenderung untuk melepaskan elektron
₁₇Cl = 2. 8. 7
Golongan VIIA = non logam ---> cenderung untuk menerima elektron
Ikatan yang terjadi antara logam dan non logam adalah ikatan ion.
₁₂Mg (2. 8. 2) → [tex]Mg^{2+}[/tex] (2. 8) + 2e
₁₇Cl (2. 8. 7) + e → [tex]Cl^{-}[/tex] (2.8.8)
Mg dapat mencapai konfigurasi gas mulia dengan melepas 2 elektron, sedangkan Cl dengan menangkap 1 elektron. Atom Mg berubah menjadi ion [tex]Mg^{2+}[/tex], sedangkan atom Cl menjadi ion [tex]Cl^{-}[/tex] .
[tex]Mg^{2+}[/tex] + 2[tex]Cl^{-}[/tex] → MgCl₂
Proses pembentuk struktur lewis dapat dilihat pada lampiran gambar
Pelajari lebih lanjut
Sifat senyawa ion https://brainly.co.id/tugas/18773269
Ikatan ion dan ikatan kovalen brainly.co.id/tugas/4133614
Ikatan ion https://brainly.co.id/tugas/910809 , https://brainly.co.id/tugas/13353779
Ikatan ion CaBr2 https://brainly.co.id/tugas/4752796
Struktur lewis senyawa ion (KBr, BaBr2 , AlF3, Na2S) https://brainly.co.id/tugas/908397
Ikatan ion dan ikatan koordinasi https://brainly.co.id/tugas/12717275
----------------------------------
Detil JawabanMapel : Kimia
Bab : Ikatan kimia
Kelas : X
Semester : 1
Kode : 10.7.4
Kata kunci : ikatan kimia, ikatan ion, melepas elektron, menerima elektron
29. tuliskan reaksi pembentukan ikatan ion senyawa KCL, MgCl2, Fe2O3
Mata pelajaran : Kimia
Kelas : X SMA
Kategori : ikatan kimia
Kode kategori berdasarkan kurikulum KTSP : 10.7.4
Kata kunci : ikatan ion
Jawaban :
Ikatan ion yang terbentuk pada senyawa KCl, MgCl2, Fe2O3 adalah sebagai berikut :
1. KCl terbentuk dari kation K+ dengan anion Cl-
K+ + Cl- --------> KCl
2. MgCl2 terbentuk dari kation Mg2+ dan 2 anion Cl-
Mg2+ + 2Cl- -----> MgCl2
3. Fe2O3 terbentuk dari 2 kation Fe3+ dan 3 anion O²-
2 Fe3 + 3 O²- -------> Fe2O3
Pembahasan :
Ikatan kimia dibagi menjadi dua macam yaitu ikatan ion dan ikatan kovalen. Pembagian ikatan kimia menjadi ion dan kovalen didasarkan pada proses pembentukan antara atom-atom yang menyusun ikatan. Atom-atom saling berikatan karena pada dasarnya unsur-unsur selain gas mulia menginginkan konfigurasi elektron yang stabil sesuai dengan aturan oktet atau duplet.
Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi karena proses serah terima elektron dari atom yang kelebihan elektron ke atom yang kekurangan. Atom yang kelebihan elektron akan berubah menjadi ion yang bermuatan positif sedangkan atom yang menerima elektron akan berubah menjadi ion yang bermuatan negatif. Atom bermuatan positif disebut sebagai kation dan atom bermuatan negatif disebut anion.
Pembentukan kation dan anion :
X ----------> 2e + X²+
Y + 3e ---------> Y³-
Unsur-unsur yang memiliki elektron valensi 1, 2 dan 3 umumnya akan melepaskan elektronnya untuk mencapai bentuk stabil. Sedangkan unsur-unsur yang memiliki elektron valensi 4, 5, 6 dan 7 cenderung akan menerima elektron agar memenuhi aturan oktet. Khusus untuk atom hidrogen (H) yang memiliki 1 elektron akan mengikuti aturan duplet sehingga menambah 1 elektron untuk menjadi stabil.
Ikatan ion umumnya terjadi antara atom-atom logam dengan non logam. Atom-atom logam golongan IA (kecuali H), IIA (kecuali Be) dan logam-logam transisi akan berperan sebagai kationnya. Atom-atom non logam golongan VIIA, VIA dan VA umumnya akan menerima elektron dari atom-atom logam tersebut sehingga berperan sebagai anion.
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk akibat pemakaian secara bersama pasangan elektron. Artinya, masing-masing atom yang kekurangan elektron akan saling menyumbangkan elektronnya untuk dipakai bersama-sama membentuk kestabilan. Ikatan kovalen biasa terjadi antar atom-atom non logam.
Pada soal ditanyakan proses terbentuknya ikatan ion pada senyawa KCl, MgCl2, Fe2O3. Atom-atom logam K, Mg dan Fe akan bertindak sebagai kationnya sedangkan Cl dan O akan menjadi anionnya. Reaksi pembentukannya adalah sebagai berikut :
1. Atom K termasuk logam golongan IA sehingga 1 elektron valensi yang dipunyai akan dilepas dan atom Cl (golongan VIIA) akan menerima elektron dari K sehingga berubah menjadi ion K+ dan ion Cl- :
K+ + Cl- --------> KCl
2. Atom Mg termasuk logam golongan IIA sehingga 2 elektron valensi yang dipunyai akan dilepas dan diperlukan 2 atom Cl (golongan VIIA) untuk menerima elektron dari Mg sehingga berubah menjadi ion Mg²+ dan 2 ion Cl- :
Mg2+ + 2Cl- -----> MgCl2
3. Atom Fe merupakan logam golongan transisi periode 4 yang dapat mencapai kestabilan dengan melepaskan 2 atau 3 elektronnya sehingga membentuk kation Fe²+ dan Fe³+. Atom O merupakan golongan VIA yang dapat menerima 2 elektron untuk membentuk ion stabil O²-. Antara atom Fe dan atom O dapat membentuk senyawa dengan rumus FeO atau Fe2O3. Fe2O3 terbentuk dari 2 kation Fe3+ dan 3 anion O²-.
2 Fe3 + 3 O²- -------> Fe2O3
30. Molekul MgCl2 terdiri atas atom-atom ... A. Mangan dan klorin B. Mangan dan karbon C. Magnesium dan klorin D. Magnesium dan karbon
C Magnesium dan klorin
kalok gx slah yg c,,, kalok gk salh lo :)